Mataram, IDN Times - Pihak Ponpes Al Aziziyah Gunungsari Lombok Barat melalui Penasihat Hukumnya berharap kasus meninggalnya santriwati atas nama Nurul Izati (13) asal Ende, Nusa Tenggara Timur (NTB) cepat terungkap.
Penasihat Hukum Ponpes Al Aziziyah Herman Soerenggana mengatakan pihaknya sangat terbuka terkait dengan proses hukum yang sedang berjalan.
Ia mengaku bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dan bekerja sama dengan beberapa pihak. Di antaranya Lembaga Perindungan Anak Mataram dan Pekerja Sosial dari Sentra Paramita dalam proses pendampingan terhadap santri yang menjadi saksi dan diambil keterangannya oleh Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Mataram.
"Kami berharap agar kasus ini cepat terungkap dan terselesaikan terkait dengan akibat meninggalnya almarhumah santriwati kami," kata Soerenggana di Mataram, Selasa (9/7/2024).
