Budayawan sekaligus seniman Kota Bima, Husain Laodet (Istimewa)
Budayawan sekaligus seniman Kota Bima Husain Laodet yang dimintai tanggapan langsung geram saat ditunjukan rekaman video tersebut. Syair lagu yang mereka lantunkan, menurut dia jelas berbau melecehkan perempuan, pornografi, seksualitas hingga kriminalitas.
"Karena dalam narasi lagu mereka secara gamblang menceritakan aktivitas seksual dan sangat melecehkan. Tindakan ini sangat keterlaluan," sesal dia saat ditemui IDN Times di kediamanya, Sabtu (30/7/2022).
Bahkan, tindakan mereka dinilai mencoreng indentitas yang melekat dalam diri orang bima yakni 'Maja Labo Dahu' (Malu dan Takut). Yang bermakna tindakan moral manusia untuk merasa malu terhadap perbuatan yang menyimpang atau melanggar hukum. Baik itu melanggar hukum agama, negara, sosial dan budaya.
"Sikap mereka dalam video sudah melanggar sejumlah norma itu dan ini tidak boleh dibiarkan," tegas dia lagi.
Karena hal ini dapat merusak generasi lain yang mendengar lagu ciptaannnya. Implikasinya nanti, regenerasi tidak lagi malu dan dan takut bertindak yang melanggar norma.
"Saya support mereka berkarya. Tapi lagunya harus mendidik, seperti halnya lagu-lagu Bima yang dikarang oleh pendahulu kita," Husain Laodet.