Lombok Timur, IDN Times - Para petani di Lombok Timur (Lotim) mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk urea bersubsidi. Hal itu disebabkan karena stok pupuk bersubsidi di tingkat pengecer yang sudah habis. Kalau pun ada, harga pembelian pupuk tersebut jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Persoalan kelangkaan pupuk ini merupakan persoalan berulang yang hampir terjadi setiap memasuki musim tanam padi di Lotim. Kondisi ini menyebabkan petani terpaksa membeli dengan harga yang tidak wajar, jauh dari harga HET.
