Lombok, Timur, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur masih menghadapi kendala dalam pendataan calon siswa Sekolah Rakyat yang berasal dari keluarga miskin ekstrem. Hingga kini, belum ada data spesifik mengenai jumlah anak usia sekolah yang masuk kategori desil 1 dan 2.
Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, Siti Aminah, mengatakan kelompok tersebut tetap menjadi sasaran utama penerimaan siswa Sekolah Dasar Rakyat. Karena itu, pihaknya melakukan penjangkauan langsung ke keluarga yang masuk kategori desil 1 dan 2 untuk mendata calon siswa.
"Kami tidak ada data mengenai jumlah anak usia sekolah yang masuk desil 1 dan 2. Tetapi untuk penerimaan dilakukan dengan cara penjangkauan ke keluarga yang masuk desil 1 dan 2," ujar Siti Aminah.
