Lombok Timur, IDN Times - Berawal dari hobi dan bermodalkan kuota internet, Rendy Satriawan Jayadi, pemuda asal Rumbuk Kecamatan, Sakra Lombok Timur berhasil mengembangkan tanaman selada sistem hidroponik dengan omzet jutaan rupiah per minggu.
Pemilik Tofonic Faram ini menceritakan awal mula dirinya bergelut di dunia hidroponik sejak tahun 2015 lalu. Saat itu, ia melihat tanan hidroponik di beranda facebooknya kemudian tertarik untuk mencoba bercocok tanam.
"Waktu itu saya masih kuliah, karena saya hobi bercocok tanam akhirnya saya coba-coba dulu membuat hidroponik di halaman kontrakan dengan menggunakan styrofoam. Belajar melalui Facebook dan Google karena waktu itu belum ada di channel YouTube," tuturnya.
