Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi imam salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB pada 2024. (dok. IC NTB)
Ilustrasi imam salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB pada 2024. (dok. IC NTB)

Intinya sih...

  • Pemprov NTB tidak lagi mendatangkan imam salat tarawih dari Timur Tengah untuk Ramadan 2026.

  • Penyebabnya belum pasti, namun Islamic Center NTB tetap akan disemarakkan dengan event-event lain.

  • Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB siapkan 500 takjil gratis setiap hari selama bulan Ramadan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mataram, IDN Times - Pemprov NTB tidak lagi mendatangkan imam salat tarawih dari Timur Tengah untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan 2026. Pada tahun ini, Pemprov NTB memberdayakan imam lokal sebagai imam salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Kota Mataram, selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

"Bulan Ramadan tahun ini, ndak ada imam dari Timur Tengah. Kali ini kita pakai imam lokal semua, sebanyak enam orang," kata Plt Kepala Biro Kesra Setda NTB Ahmad Masyhuri dikonfirmasi IDN Times, Kamis (19/2/2026).

1. Akibat persoalan anggaran?

Plt Kepala Biro Kesra Setda NTB Ahmad Masyhuri. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Masyhuri belum mengetahui penyebab pasti tidak didatangkannya lagi imam salat tarawih dari Timur Tengah. Apakah karena tidak dialokasikan anggaran pada APBD NTB 2026. Karena dia saat ini hanya sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kesra Setda NTB.

"Saya tidak bisa komen bagaimana kemarin di perencanaan. Karena kalau dibilang gak ada dana mungkin juga. Tapi saya tak bisa memastikan ini masalahnya kecuali saya ikut di perencanannya," jelas dia.

2. Islamic Center NTB dipastikan tetap semarak selama Ramadan

Suasana salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, Rabu malam (18/2/2026). (dok. Istimewa)

Tahun-tahun sebelumnya, Pemprov NTB selalu mendatangkan imam salat tarawih dari Timur Tengah. Pada Ramadan tahun lalu, Pemprov NTB mendatangkan tiga imam salat tarawih dari Maroko, Mesir dan Turki.

Tiga imam salat tarawih asal Timur Tengah yang dituangkan pada bulan Ramadan 2025 lalu yaitu Syeikh Mohammad Mkkaoui dari Maroko, Syeikh Mohamed Salem Amer dari Mesir dan Syeikh Dr. Hafidh Usman Shahin dari Turki.

Kehadiran imam salat tarawih di Islamic Center NTB, membuat pelaksanaan ibadah Ramadan semakin semarak dan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Lombok pada bulan Ramadan.

Meskipun tidak mendatangkan imam salat tarawih dari Timur Tengah pada tahun ini, Masyhuri mengaku optimis pelaksanaan ibadah Ramadan di Islamic Center NTB akan tetap semarak. "Dipastikan tetap semarak, karena ada event-event lain untuk menyemarakkan Ramadan di Islamic Center NTB," kata dia.

3. Siapkan 500 takjil gratis setiap hari

Salat tarawih di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, Rabu malam (18/2/2026). (dok. Istimewa)

Kepala Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi NTB itu mengungkapkan bahwa pada malam pertama tarawih, Rabu malam (18/2/2026), Masjid Hubbul Wathan Islamic Center dibanjiri jemaah. Sehingga dia tidak khawatir, semarak Ramadan di Islamic Center NTB akan berkurang.

"Tadi malam full jemaah salah tarawih di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center sampai selasar bagian bawah," jelas Masyhuri.

Selama bulan Ramadan, kata dia, pengurus Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB menyediakan 500 takjil gratis dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Kemudian semarak malam Ramadan dilanjutkan dengan salat tarawih, kultum dan lomba tadarusan serta kegiatan lainnya.

Editorial Team