Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Mataram Rancang Penataan Taman Udayana
Taman Udayana yang akan ditata oleh Pemkot Mataram (Antara/Nirkomala)

Mataram, IDN Times - Pemerintah Kota Mataram telah merancang penataan Taman Udayana bagian barat sebagai pusat kegiatan olahraga, edukasi, dan rekreasi masyarakat. Penataan ini akan dilakukan pada tahun 2024.

"Areal Taman Udayana bagian barat akan kita tata seperti bagian timur, dilengkapi dengan jogging track atau lintasan lari santai," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram HM Kemal Islam seperti dikutip dari Antara pada Senin (28/8/2023).

Jika lintasan lari santai dibuat, maka akan mengorbankan beberapa pohon yang sudah tumbuh di Taman udayana. "Kalau kita mau bangun jogging track, sekitar 50 persen pohon pelindung harus kita tebang, terutama pohon di sekitar jogging track," katanya.

1. Lampu penerangan

Pixabay./Alexas Fotos

Menurut dia, penebangan pohon-pohon yang berada di sekitar jalur joging akan diikuti dengan penanaman pohon-pohon yang pertumbuhan akarnya tidak akan menyebabkan kerusakan lintasan lari. Kemal menyampaikan bahwa penataan taman juga mencakup pemasangan lampu-lampu penerangan.

"Pada malam hari taman bagian barat banyak dikeluhkan warga karena kurang lampu penerang sehingga dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

2. Penataan secara bertahap

dok. pribadi/Eka Fitriani

Menurut dia, penataan Taman Udayana bagian barat rencananya dilaksanakan tahun 2024, setelah pembangunan ruang kreatif Teras Udayana rampung.

"Setelah Teras Udayana selesai dibangun, barulah penataan Taman Udayana bisa kita laksanakan," katanya.

Ia mengatakan bahwa penataan taman akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan pemerintah kota.

3. Anggaran dari beberapa OPD

ilustrasi APBD (IDN Times/Aditya Pratama)

Ia menambahkan, organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilibatkan dalam penataan taman di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Perdagangan.

"Anggaran yang dibutuhkan miliaran. Jadi, harus keroyokan dengan OPD terkait dan bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team