Konsul RDTL Espedito da Conceicao. (IDN Times/Putra Bali Mula)
Terkait proses selanjutnya, kata Espedito, masih menunggu tanggapan lebih lanjut dari kementerian terkait di Timor Leste.
"Dan tetap kita follow up. Mudah-mudahan ada informasi baik dari sana. Kita bisa kolaborasi dari sini dengan pihak-pihak terkait," ungkapnya.
Menurutnya dengan ada penerbangan ini maka warga Timor Leste yang mungkin membutuhkan perjalanan yang cepat atau ada kebutuhan mendesak bisa memanfaatkan rute tersebut.
"Akan sangat membantu mobilitas warga negara Timor Leste yang semakin hari semakin tinggi baik dengan kendaraan pribadi atau mungkin ada kendala kesehatan sehingga butuh penerbangan langsung. Itu sangat penting sekali," tutup dia.
Kepala Dinas Perhubungan NTT, Mahadin Sibarani sebelumnya mengungkap tiga rute penerbangan internasional baru di Bandara El Tari, Kupang, salah satunya Kupang - Dili. Rute ini sebagai prioritas utama yang diharapkan dapat segera terealisasi pada 2026,
Status internasional di Bandara El Tari Kupang sempat dicabut pada April 2024 namun dikembalikan melalui Kepmenhub KM 38/2025 setelah lobi Wagub Johni Asadoma dengan Kemenhub.