Para murid Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 Kupang mendapat kunjungan Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko. (IDN Times/Putra Bali Mula)
Berdasarkan laporan DJPb NTT itu, pemerintah pusat juga telah mengalokasikan belanja pendidikan dalam jumlah besar ke NTT sepanjang tahun anggaran 2026. Ia menyebut alokasi belanja pemerintah pusat untuk fungsi pendidikan mencapai Rp2,22 triliun yang tersebar di sembilan kementerian dan lembaga.Kemudian alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sektor pendidikan mencapai Rp10,05 triliun.
Pemerintah menyebut alokasi jumbo tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mendorong kenaikan IPM NTT.
Saat ini Universitas Nusa Cendana (UNDANA) mengelola pagu Rp 204,94 miliar dan Universitas Timor (UNIMOR) mendapat alokasi Rp15,18 miliar.
Alokasi lainnya, untuk Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT Rp11,36 miliar dan untuk Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) NTT sebesar Rp9,33 miliar.
"Untuk realisasi belanja pemerintah pusat untuk fungsi pendidikan di NTT telah mencapai Rp541,42 miliar per April 2026," kata dia.