Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pembayaran Pakai QRIS, Locafresh Jual 50 Box Makanan Sehat Setiap Hari
Salah satu menu salad yang dijual Locafresh (dok Fifi)

Mataram, IDN Times – Locafresh merupakan salah satu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Mataram. UMKM ini menjual aneka makanan sehat, salah satunya yang paling banyak dipesan adalah salad. Locafresh menjual setidaknya 50 box (kotak) setiap harinya. Sistem pembayaran di sini lebih banyak menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan transfer bank.

Pemilik Locafresh, Fipit Ferawaty yang biasa disapa Fifi mengatakan bahwa ide menjual makanan sehat ini sudah ada sejak lama. Dirinya mulai menjual pada tahun 2019 lalu, sebelum pandemik COVID-19. Awalnya dia hanya menjual kepada teman-temannya saja. Sehari terjual sebanyak 10 box hingga 20 box.

“Awalnya saya jual ke teman-teman saya, ternyata responsnya bagus. Kemudian saya mulai jual juga di salah satu platform penjualan online (daring), ternyata banyak yang pesan. Akhirnya sekarang keterusan jualan,” kata Fifi kepada IDN Times, Senin (19/6/2023).

1.Target pasar

Salah satu menu salad yang dijual Locafresh (dok Fifi)

Saat memulai usahanya itu, Fifi mengaku menyiapkan modal sebesar Rp500 ribu. Itu digunakan untuk membeli bahan dan membeli paket internet. Hal itu disebabkan karena seratus persen penjualannya dilakukan secara daring. Pada saat itu, dia belum membuka warung untuk berjualan.

“Tidak lama setelah mulai usaha ini kan pandemik, itu saat orang banyak cari makanan sehat. Jadi banyak yang pesan online,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa Locafresh punya target pasar tersendiri. Misalnya orang yang sedang diet atau orang-orang yang memang suka konsumsi makanan sehat. Dia juga memasarkan produknya melalui media sosial, yaitu pada akun Instagram @locafresh.id.

Fifi juga membuka paket katering sehat untuk pelanggan yang diet. Paket ini memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan makanan sehat dua kali sehari dalam satu minggu. Locafresh tidak hanya menjual salad sayur saja, di dalam menu juga terkadang ada daging dan bahan lainnya. Termasuk aneka minuman sehat.

“Diet itu kan gak harus sayur-sayur terus. Boleh daging dan lainnya, yang penting seimbang. Karbo, protein, lemak, sayur dan buah jumlahnya cukup,” ujarnya.

2.Penjualan

Salah satu menu sehat di Locafresh (dok Fifi)

Pada tahun 2020, akhirnya Fifi membuka warung jualan di depan rumahnya. Banyak pembeli yang datang ke warung itu. Meski demikian, dia tetap menjual secara daring. Saat ini sudah ada tiga karyawan yang membantu Fifi berjualan.

“Awal-awal itu jualan sendiri. Sekarang itu dibantu oleh tiga karyawan, karena pesanan semakin banyak,” ujarnya.

Omzetnya dalam sehari kurang lebih Rp1,5 juta. Itu digunakan kembali untuk membeli bahan dan menyisihkan sebagiannya untuk upah bulanan karyawan.

“Awal-awal omzetnya tidak segitu, tapi sekarang dengan banyaknya yang pesan, omzetnya bisa sampai Rp1,5 juta setiap hari,” ujarnya.

3.Sistem pembayaran

Ilustrasi Quick Responce Code Indonesia Standard (QRIS). (dok. Bank Indonesia)

Fifi mengatakan bahwa tidak banyak pelanggan yang membayar secara tunai. Pelanggan yang memesan secara daring lebih banyak menggunakan cara transfer. Sementara yang membeli langsung di warung lebih banyak membayar menggunakan QRIS.

“90 persen pembayaran menggunakan QRIS dan transfer, kalau bayar langsung tunai gitu jarang banget,” ujarnya.

Sebagai informasi, berikut cara melakukan pembayaran melalui QRIS BRI. Pertama, masukkan user dan password pada aplikasi BRImo yang sudah diunduh sebelumnya. Setelah itu, klik QRIS di bagian tengah bawah di dalam aplikasi kemudian pindai barcode. Pastikan saldo mencukupi sebelum melakukan transaksi pembayaran.

Editorial Team