Mataram, IDN Times - Pemprov NTB memutus kerja sama penyusunan feasibility study (FS) atau studi kelayakan rencana pembangunan Jembatan Lombok - Sumbawa. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB, Iswandi dikonfirmasi di Mataram, Senin (22/8/2022).
Sebelumnya, Gubernur NTB Zulkieflimansyah telah menandatangani kesepakatan bersama atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT. Nabil Surya Persada pada Rabu, 23 Desember 2020. Kerja sama ini untuk melakukan studi kelayakan rencana pembangunan Jembatan Lombok - Sumbawa.
