Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PELNI Kupang Imbau Warga Hindari Beli Tiket Lewat Medsos untuk Mudik
Calon penumpang kapal Pelni di Pelabuhan Tenau Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)
  • PT PELNI Kupang mencatat peningkatan penumpang 2–5 persen selama libur Lebaran, dengan arus mudik puncak sejak 10 Maret dan tujuan terbanyak ke Lembata, Nunukan, Makassar, serta Balikpapan.
  • Teguh Hari Setiadi menegaskan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi PELNI mobile atau gerai mitra, mengingat banyak kasus penipuan tiket di media sosial.
  • PELNI mengoperasikan enam kapal untuk Lebaran tahun ini dan menerapkan prinsip keselamatan serta pelayanan prima dengan dukungan dispensasi kapasitas 35 persen dari Kementerian Perhubungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
10 Maret 2026

Puncak arus mudik Lebaran berlangsung dengan 2.100 pemudik menggunakan KM Tidar dari Kupang menuju berbagai daerah seperti Lembata, Nunukan, Makassar, dan Balikpapan.

16 - 20 Maret 2026

PT PELNI memprediksi peningkatan jumlah penumpang kembali terjadi pada periode ini dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kelancaran pelayanan di Pelabuhan Kupang.

tahun ini

Selama Lebaran tahun ini, PT PELNI mengoperasikan enam kapal yaitu KM Bukit Siguntang, KM Tidar, KM Awu, KM Sirimau, KM Wilis, dan KM Winaya untuk melayani penumpang dari dan ke Kupang.

kini

PT PELNI Kupang mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket melalui media sosial demi menghindari penipuan serta memastikan pembelian hanya lewat kanal resmi atau kantor PELNI terdekat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT PELNI Cabang Kupang mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket kapal melalui media sosial menjelang arus mudik Lebaran karena maraknya penipuan dan pencaloan yang mengatasnamakan perusahaan.
  • Who?
    Kepala PT PELNI (Persero) Cabang Kupang Kelas II, Teguh Hari Setiadi, bersama jajaran stakeholder seperti KSOP, TNI AL, Polri, dan instansi pelabuhan terkait di Kota Kupang.
  • Where?
    Kegiatan dan imbauan berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan pengawasan terhadap aktivitas pembelian tiket kapal di wilayah pelabuhan setempat.
  • When?
    Peningkatan arus mudik terjadi sejak 10 Maret dan diperkirakan berlanjut hingga 20 Maret 2026 selama periode libur Lebaran tahun ini.
  • Why?
    Imbauan disampaikan untuk mencegah calon penumpang menjadi korban penipuan atau pemerasan akibat pembelian tiket dari kanal tidak resmi di media sosial.
  • How?
    PT PELNI menyediakan pembelian tiket melalui aplikasi PELNI Mobile, m-banking, gerai resmi seperti Alfamart dan Indomaret, serta kantor cabang dengan bantuan petugas secara langsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang mau naik kapal dari Kupang buat mudik Lebaran. Pak Teguh dari PELNI bilang jangan beli tiket di media sosial karena bisa ditipu. Tiketnya harus beli di aplikasi PELNI atau tempat resmi. Sekarang ada enam kapal yang jalan bawa penumpang ke banyak kota, dan semua petugas kerja bareng biar aman dan tertib.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peningkatan jumlah penumpang PELNI di Kupang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang disiapkan dengan baik. Kolaborasi erat antara PELNI dan berbagai instansi memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik, sementara penerapan sistem pembelian tiket resmi dan digital memperlihatkan komitmen perusahaan terhadap pelayanan yang aman, transparan, dan modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Kepala PT PELNI (Persero) Cabang Kupang Kelas II, Teguh Hari Setiadi, mencatat adanya jumlah peningkatan penumpang baik yang datang maupun yang akan berangkat dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Teguh juga menegaskan pembelian tiket kapal PELNI tidak boleh melalui kanal tak resmi, terutama di media sosial (medsos). Ia juga mengingatkan akan dampak kerugian bagi calon penumpang akibat hal tersebut.

1. Peningkatan jumlah penumpang

Penumpang kapal Pelni turun di Pelabuhan Tenau Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Teguh awalnya menjelaskan jumlah pengguna armada PELNI dari Kota Kupang selama libur lebaran yang diperkirakan meningkat sekitar 2-3 persen atau kurang lebih antara 1000 - 2500 penumpang.

Sementara jumlah penumpang yang tiba ke Kota Kupang diproyeksikan mengalami peningkatan juga sebanyak 2-5 persen.

Untuk puncak arus mudik sendiri, lanjut Teguh, sudah berlangsung sejak 10 Maret lalu yang mana ada 2.100 pemudik menggunakan KM Tidar. Sementara tujuan terbanyaknya ialah ke Lembata, Nunukan, Makassar, dan Balikpapan. Pihaknya memprediksi peningkatan penumpang ini akan kembali berlangsung pada tanggal 16 - 20 Maret 2026.

"Dengan adanya peningkatan jumlah penumpang maak kita berkolaborasi ketat dengan jajaran stakeholder seperti KSOP, KP3, pihak keamanan, PELINDO, TNI AL, pihak Balai Karantina Kesehatan, pihak Karantina Ikan Hewan dan Tumbuhan, serta jajaran TKBM agar memastikan kegiatan pelayanan penumpang di Kota Kupang berjalan lancar dan tertib," tukasnya.

2. Hindari pembelian tiket dari medsos

Kepala PT PELNI (Persero) Cabang Kupang Kelas II. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Untuk pemesanan tiket, kata dia, menggunakan sistem online atau aplikasi PELNI mobile yang bisa diunduh di smartphone masing-masing. Selain itu pembayaran juga bisa menggunakan m-banking, atau melalui gerai resmi seperti di Alfamart, Alfamidi Indomaret, hingga Brilink.

Pelayanan pembelian tiket secara manual juga tetap dilakukan di kantor PELNI terdekat dan akan dibantu petugas dalam pemesanan secara mandiri atau online.

Ia menegaskan agar calon penumpang menghindari pembelian tiket dari medsos agar tidak menjadi korban penipuan bahkan pemerasan.

"Jangan sekali-kali percaya yang namanya media sosial terkait dengan jual beli tiket. Itu dipastikan penipuan atau bisa menjadi pemerasan karena sudah banyak korban pencaloan khususnya di Kota Kupang ini yang mengatasnamakan PT PELNI dalam penjualan tiket," tegasnya.

Ia mengungkap pihaknya tengah menyelidiki kasus-kasus seperti ini dengan bekerja sama ketat dengan TNI dan Polri. Ia menegaskan lagi pihaknya menjamin ketersediaan tiket sehingga calon penumpang perlu lebih waspada.

"Untuk seluruh masyarakat yang ingin membeli tiket, ada ataupun tidak, langsung datang ke kantor PT PELNI. Jangan percaya oknum-oknum di pinggir jalan yang menjanjikan ketersediaan tiket PELNI. Itu dipastikan akan menjadi kerugian besar bagi calon pengguna. Tetap waspada," tandasnya.

3. Kerahkan 6 armada

Para calon penumpang PELNI membeli tiket kapal di loket Pelabuhan Tenau Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Selama lebaran tahun ini pihaknya mengoperasikan enam kapal yaitu KM Bukit Siguntang, KM Tidar, KM Awu, KM Sirimau, KM Wilis dan KM Winaya.

"Kapal-kapal ini yang akan menyinggahi Kota Kupang untuk mengangkut penumpang ke daerah-daerah lain," tukasnya.

PELNI juga menerapkan tiga pilar dalam pelayanan yaitu safety first, zero accident, service exellence. Pihaknya intens mengevaluasi sisi pelayanan mulai dari loket hingga di atas kapal seperti fasilitas.

Kementerian Perhubungan memberikan dispensasi penambahan bagi penumpang PELNI yaitu 35 pesen dari ketersediaan seat atau kuota.

Editorial Team