Kepala PT PELNI (Persero) Cabang Kupang Kelas II. (IDN Times/Putra Bali Mula)
Untuk pemesanan tiket, kata dia, menggunakan sistem online atau aplikasi PELNI mobile yang bisa diunduh di smartphone masing-masing. Selain itu pembayaran juga bisa menggunakan m-banking, atau melalui gerai resmi seperti di Alfamart, Alfamidi Indomaret, hingga Brilink.
Pelayanan pembelian tiket secara manual juga tetap dilakukan di kantor PELNI terdekat dan akan dibantu petugas dalam pemesanan secara mandiri atau online.
Ia menegaskan agar calon penumpang menghindari pembelian tiket dari medsos agar tidak menjadi korban penipuan bahkan pemerasan.
"Jangan sekali-kali percaya yang namanya media sosial terkait dengan jual beli tiket. Itu dipastikan penipuan atau bisa menjadi pemerasan karena sudah banyak korban pencaloan khususnya di Kota Kupang ini yang mengatasnamakan PT PELNI dalam penjualan tiket," tegasnya.
Ia mengungkap pihaknya tengah menyelidiki kasus-kasus seperti ini dengan bekerja sama ketat dengan TNI dan Polri. Ia menegaskan lagi pihaknya menjamin ketersediaan tiket sehingga calon penumpang perlu lebih waspada.
"Untuk seluruh masyarakat yang ingin membeli tiket, ada ataupun tidak, langsung datang ke kantor PT PELNI. Jangan percaya oknum-oknum di pinggir jalan yang menjanjikan ketersediaan tiket PELNI. Itu dipastikan akan menjadi kerugian besar bagi calon pengguna. Tetap waspada," tandasnya.