Pemilik Kiara Bakery, Zulhamdi (IDN Times/Ruhaili)
Salah satu pelaku UMKM yang kesulitan mendapatkan akses ke SPPG adalah Suhamdi, pemilik usaha roti Kiara Bakery yang berlokasi di Dusun Bilasundung, Desa Paokmotong, Kecamatan Masbagik. Ia mengungkapkan bahwa produk usahanya, seperti donat, roti tawar, dan brownies, sulit menembus pasar MBG meskipun siap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
"Setiap hari kita produksi sekitar 8 karung atau dua kuintal. Roti tawar produk kita terkadang masuk ke MBG, tapi tidak tetap. Meski sudah menawarkan, sering disuruh urus ke orang dapur'," ujar Suhamdi, Kamis (25/5/26).
Menurutnya, usahanya siap diberdayakan secara maksimal untuk mendukung program MBG. Saat ini, harga yang ditawarkan untuk produknya dalam program tersebut sekitar Rp 2.000 per bungkus.
"Kami siap penuhi standar kualitas MBG, tentu dengan menyesuaikan harga dan pemenuhan gizi. Berapapun pesanan, kami sanggup penuhi asalkan tidak mendadak," tegasnya.