Petugas kebakaran saat berusaha memadamkan api (IDN Times/Istimewa)
Kebakaran bermula dari sebuah lapak sembako milik Ibu Suri (40), warga Mamben, Wanasaba. Api pertama kali terlihat oleh Amaq Ijang (55), yang bersama saksi lainnya, Kamaruddin alias Jarum (45), berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api terus membesar, disertai suara ledakan yang memaksa warga sekitar berlari menyelamatkan diri.
Kepala Pasar Umum Pringgabaya, Sukarlan, menjelaskan bahwa api dengan cepat berkobar karena lapak-lapak pedagang yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu dan material mudah terbakar.
"Saat kejadian saya berada di Labuhan Lombok, saya dapat telepon dari pedagang bilang pasar kita kebakaran, tapi karena bahan yang cepat terbakar, api cepat sekali menjalar," ujarnya.
Warga setempat, Muhammad Faozi Taofik, menyebutkan bahwa sekitar pukul 18.30 WITA api sudah membesar di bagian tengah pasar dan menjalar ke bagian depan.
"Saya di lokasi sudah kebakaran. Sekitar magrib itu, saya lihat apinya sudah besar di bagian tengah pasar," katanya saat dihubungi.