Lombok Barat, IDN Times - Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menyoroti masih minimnya tingkat kunjungan wisatawan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Padahal, potensi pariwisata NTB tidak kalah dengan Bali.
Komisi yang membidangi pariwisata ini mengatakan berwisata ke NTB mahal, sehingga wisatawan lebih memilih daerah lainnya. Faktor yang menyebabkan mahalnya berwisata ke NTB karena konektivitas di darat yang belum terbangun.
Dia mengatakan biaya transportasi udara maupun laut menuju Lombok sekarang sudah cukup terjangkau. Namun, ketika wisatawan sudah sampai di bandara dan pelabuhan, belum ada transportasi umum yang murah menuju destinasi wisata unggulan di NTB.
"Sebenarnya harga tiket pesawat yang menuju ke Lombok ini mulai murah. Contoh dari Surabaya ke Lombok harganya sudah Rp600 ribu. Dari Jakarta ke Lombok sekitar Rp800 ribu sampai Rp1juta," ujarnya.
"Cuma yang mahal adalah integrasi transportasi daratnya. Dimana begitu sampai di bandara. Mereka tidak bisa naik bus menuju destinasi wisata. Akhirnya mereka naik taksi dengan tarif sudah mendekati Rp300 ribu," tambah Bambang usai mengunjungi Taman Narmada, Lombok Barat, Kamis (1/5/2025).