Mataram, IDN Times - Pandemik COVID-19 berdampak terhadap semua sektor, salah satunya industri kreatif perfilman. Hasil karya para sineas Nusa Tenggara Barat (NTB) biasanya ditayangkan secara offline, amun akibat pandemik COVID-19, tayangan offline dilakukan pembatasan-pembatasan.
Hal itu karena adanya kebijakan pemerintah mengenai penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan COVID-19 yaitu social distancing.
Pada awal-awal masa pandemik, bioskop-bioskop ditutup. Namun sekarang mulai dibuka kembali dengan pembatasan jumlah pengunjung. Pandemik menyebabkan sejumlah perubahan. Hasil karya para sineas yang biasanya ditayangkan secara offline di layar lebar, kini lebih banyak ditampilkan melalui platform digital seperti YouTube dan media sosial.