Mataram, IDN Times - Pemprov NTB memastikan sampai saat ini belum ada kasus penyakit virus Nipah yang tercatat di Indonesia, termasuk di NTB. Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus Nipah dari genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) NTB dr. Lalu Hamzi Fikri menjelaskan bahwa penyakit virus Nipah memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen. Oleh karena itu, meskipun belum ditemukan kasus di Indonesia, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan.
"Berdasarkan situasi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menetapkan prinsip tenang namun waspada, mengingatkan masyarakat untuk tidak panik. Namun pemerintah juga tetap meningkatkan kesiapsiagaan melalui penguatan surveilans, deteksi dini, dan respons cepat apabila ditemukan kasus suspek," kata Fikri di Mataram, Senin (2/2/2026).
