Ilustrasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) (IDNTimes/Tunggul Damarjati)
Selain capaian kuantitatif, hasil skrining CKG juga memberikan gambaran penting terkait tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat NTB. Berdasarkan data skrining, kata Fikri, terdapat lima masalah kesehatan dengan prevalensi tertinggi di Provinsi NTB.
Pertama, kurang Aktivitas Fisik (95,01 persen), menjadi masalah kesehatan paling dominan dan ditemukan hampir di seluruh kabupaten/kota. Kedua, kebugaran Kurang pada Remaja (80,09 persen), menunjukkan sebagian besar usia sekolah memiliki tingkat kebugaran di bawah standar. Ketiga, masalah Gigi dan Karies (42,21 persen),dengan prevalensi tinggi terutama pada kelompok usia sekolah.
Keempat, anemia pada Remaja (40,39 persen), yang menjadi perhatian serius karena berdampak pada kesehatan dan kualitas generasi muda. Kelima, anemia pada Calon Pengantin (30,51 persen), yang merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya stunting di Provinsi NTB. Selain itu, setelah deteksi dini dengan inspekulo ditemukan 38 kasus kecurigaan yang mengarah ke kanker leher rahim, yang selanjutnya telah diarahkan untuk mendapatkan tindak lanjut dan rujukan sesuai standar pelayanan kesehatan.
Dia mengatakan hasil CKG tidak hanya mencerminkan capaian layanan, tetapi juga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan dan intervensi kesehatan ke depan. Program ini, kata dia, memberikan gambaran nyata kondisi kesehatan masyarakat NTB.
Tingginya partisipasi masyarakat serta temuan masalah kesehatan seperti kurang aktivitas fisik, anemia, dan kesehatan gigi menjadi dasar bagi kami untuk memperkuat upaya promotif dan preventif. "Data ini akan kami gunakan untuk menyusun intervensi yang lebih terarah dan berkelanjutan, termasuk dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata dia.
Jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi skrining penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kanker, serta pemeriksaan kesehatan indera (mata, telinga, dan gigi). Masyarakat juga akan mendapatkan penjelasan terkait hasil pemeriksaan dan langkah lanjutan jika ditemukan masalah kesehatan.