Lombok Timur, IDN Times - Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pariwisata (APP) di kantor Bupati Lombok Timur ricuh dengan aparat kepolisian Polres Lombok Timur, Selasa (20/1/26). Kericuhan dipicu massa aksi yang tidak ditemui oleh bupati, sehingga memaksa masuk kantor bupati menembus barikade aparat kepolisian.
Unjuk rasa ini berkaitan dengan tidak diperpanjangnya kontrak pengelolaan Sunrise Land Lombok (SLL) oleh warga setempat. Karena kericuhan ini, sejumlah mahasiswa mengalami luka lebam.
