Comscore Tracker

Seorang ABK Lombok Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Terlilit Utang

Kapten kapal sempat mencari korban

Lombok Timur, IDN Times - Sadikin (25), seorang Anak Buah Kapal (ABK) KMP Jelma Pajar, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tergantung di salah satu kapal laut di Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (1|7/2022) pagi sekitar pukul 05.30 Wita.

Dilansir dari Antara pada Sabtu (2/7/2022), dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya diduga depresi lantaran terlilit banyak utang. Informasi yang dihimpun sebelum korban ditemukan sudah tak bernyawa, salah seorang rekan kerja korban, menemukan selembar surat tergeletak di tempat rekan korban memasak.

1. DItemukan surat

Seorang ABK Lombok Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Terlilit Utangilustrasi surat-surat tua (Pixabay.com/jarmoluk)

Rekan korban menduga surat tersebut milik korban. Surat yang ditemukan tersebut oleh rekan korban, langsung dilaporkan ke perwira jaga kapal. Perwira kapal langsung memerintahkan anak buahnya untuk mencari korban ke ruangan kedap suara

Saat memasuki ruang kedap suara, rekan korban terperanjat saat melihat korban tergantung dan sudah tak bernyawa. Hal itu kemudian dilaporkan kepada perwira kapal.

Baca Juga: Kakek Berusia 80 Tahun di Lombok Raih Gelar Sarjana Sains

2. Polisi datangi TKP

Seorang ABK Lombok Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Terlilit UtangIlustrasi Garis Polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Kasusnya langsung di laporkan ke pihak kepolisian, Anggota Polsek KPL Labuhan Lombok saat mendapat laporan langsung mendatangi TKP dan lakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP yang dilakukan tim inafis Polres Lotim, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali yang diikat di salah satu balok kapal.

Usai olah TKP, korban langsung dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum, dan korbanpun langsung di serahkan ke pihak keluarganya.

3. Penyebab masih diselidiki

Seorang ABK Lombok Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Terlilit Utanguniquetimes.org

Kapolsek KPL Pelabuhan Khayangan melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus gantung diri salah seorang ABK kapal di Pelabuhan Lombok.

"Penyebab korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri masih dalam penyelidikan ," tandasnya.

Baca Juga: Mafia Tanah di Lombok Tilap Uang Korban Rp11,8 Miliar Buat Bayar Utang

Topic:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya