ilustrasi kucing rabies (pexels.com/Serena Koi)
Ia menyebut kucing yang menggigit warga ini bukan kucing liar tetapi merupakan peliharaan. Kucing tersebut kemungkinan digigit oleh hewan lainnya yang membawa virus rabies.
"Ada pemiliknya namun tiba-tiba saja karena mungkin sudah terkena dampak dari gigitan hewan lain maka agresif dan menggigit orang. Itu tanda-tanda rabies," tukas dia.
Petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Belu langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian perkara. Petugas turun bersama masyarakat, camat, lurah, dan pihak BPBD Belu. Kucing tersebut kemudian diamankan dan dilakukan pemeriksaan di laboratorium kesehatan hewan milik Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Belu.
"Hasil pemeriksaan rapid test cepat didapatkan bahwasanya kucingnya terkena virus rabies. Positif rabies," tukasnya.
Sementara para korban mendapat penanganan medis di bawah kewenangan Dinas Kesehatan Belu. Para korban juga sudah mendapat vaksinasi di puskesmas terdekat pada hari yang sama setelah tergigit.
"11 orang korban sudah tertangani semua," ujarnya.