Kedekatan manusia dan kucing memiliki dasar yang bisa dipelajari secara ilmiah. Penelitian menunjukkan bahwa pemilik dapat menjadi sumber rasa aman bagi hewan ini.
Kucing juga mampu menangkap sebagian isyarat emosi melalui wajah dan suara manusia. Kemampuan ini membantu menjelaskan bagaimana mereka menanggapi orang yang tinggal bersamanya.
Namun, tanggapan kucing tidak selalu sama dengan cara manusia memahami perasaan orang lain. Memahami batas kemampuan mereka membantu pemilik
Kucing Bisa Merasa Aman bersama Manusia, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Take a Deeper Read
1. Pemilik dapat menjadi sumber rasa aman
Penelitian Oregon State University mengamati perilaku kucing ketika bersama pemilik, ditinggal sebentar, lalu dipertemukan kembali. Cara ini digunakan untuk menilai pola keterikatan kepada pengasuh.
Sebagian kucing tampak lebih tenang setelah pemilik kembali dan melanjutkan penjelajahan ruangan. Dalam pola keterikatan yang aman, perhatian mereka terbagi antara pemilik dan lingkungan.
Artinya, kedekatan tidak harus selalu terlihat sebagai perilaku menempel di pangkuan. Kucing yang tetap menjelajah dapat menggunakan kehadiran pemilik sebagai penopang rasa aman.
2. Wajah dan suara membantu kucing membaca emosi
Penelitian Moriah Galvan dan Jennifer Vonk menguji tanggapan kucing terhadap isyarat senang dan marah. Hasilnya menunjukkan kepekaan yang terbatas, terutama ketika isyarat datang dari pemiliknya.
Penelitian lain dalam jurnal Animals menemukan bahwa kucing dapat mencocokkan ekspresi wajah dengan suara emosional yang sesuai. Temuan ini menunjukkan bahwa mereka menggabungkan informasi penglihatan dan pendengaran.
Kemampuan membedakan isyarat emosi tidak membuktikan bahwa kucing memahami seluruh pengalaman batin manusia. Kedua penelitian ini juga tidak menguji kemampuan kucing mendiagnosis kecemasan atau depresi pada pemilik.
3. Hubungan tumbuh lewat interaksi yang nyaman
Panduan Feline Veterinary Medical Association menekankan interaksi yang positif, konsisten, dan bisa diperkirakan oleh kucing. Preferensi setiap individu perlu dihormati karena tidak semua kucing menyukai bentuk sentuhan yang sama.
Berikan kesempatan kepada kucing untuk memulai kontak dan menjauh ketika merasa cukup. Memaksa gendongan atau elusan dapat mengurangi kendalinya atas interaksi.
Pemilik bisa membangun kedekatan melalui kegiatan yang memang disukai kucing, seperti bermain atau duduk bersama. Hubungan yang nyaman memberi ruang bagi kebutuhan manusia dan pilihan kucing.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- 5 Cara Ampuh Menghindari Sikap Sombong di Media Sosial10 Mar 2025, 09:00 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB