Mataram, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh melacak keberadaan dua tenaga kerja wanita (TKW) yang diduga berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB), korban pelecehan seksual di Arab Saudi. Dua pekerja migran perempuan diduga dari NTB mengaku mengalami pelecehan seksual di Arab Saudi, viral di media sosial.
Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnakertrans NTB Isnanto Karyawan mengatakan pihaknya intens berkoordinasi dengan Kemenlu terkait persoalan tersebut. Dia mengatakan video yang viral di media sosial, awalnya diposting oleh pekerja migran asal Jawa Barat.
"Kita berkoordinasi terus sama KBRI yang ada di Saudi kaitan dengan dua orang itu. Memang awalnya itu yang buat (posting) di Facebook itu dari orang Jawa Barat. Tetap kita kawal dia walaupun sekarang kita belum tahu posisi dua orang ini," kata Isnanto dikonfirmasi IDN Times, Kamis (7/5/2026).
