Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kabur dari Penjara, Napi di Rote Ndao Diduga Bobol Sejumlah Rumah Warga
Narapidana Lapas Baa, Rote Ndao, NTT, ditemukan setelah kabur. (Dok Polres Rote Ndao)
  • Randy Djamaludin Firmasyah, napi yang kabur dari Lapas Kelas III Baa, tertangkap setelah empat hari pelarian dan diduga mencuri motor serta barang berharga milik warga.
  • Polres Rote Ndao mengerahkan 45 personel bersama 25 petugas Lapas Baa untuk memburu RDF hingga akhirnya berhasil dibekuk pada Minggu, 10 Mei 2026.
  • Kepala Lapas Kelas III Baa mengapresiasi kerja sama cepat antara pihak lapas dan Polres Rote Ndao dalam menangkap kembali napi yang sempat meresahkan masyarakat tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang narapidana bernama Randy Djamaludin Firmasyah kabur dari Lapas Kelas III Baa, Rote Ndao, dan melakukan pencurian sejumlah barang milik warga sebelum akhirnya ditangkap kembali.
  • Who?
    Randy Djamaludin Firmasyah, narapidana Lapas Kelas III Baa; aparat Polres Rote Ndao dipimpin AKBP Mardiono; serta pihak Lapas Kelas III Baa yang dikepalai Hariyadi N Maikameng.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di wilayah Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan penangkapan dilakukan setelah pengejaran di beberapa lokasi sekitar daerah tersebut.
  • When?
    Pelarian terjadi selama empat hari dan penangkapan dilakukan pada Minggu, 10 Mei 2026. Informasi resmi disampaikan Kapolres Rote Ndao pada Senin, 11 Mei 2026.
  • Why?
    Narapidana tersebut melarikan diri dari lapas dan diduga mencuri motor serta barang berharga warga selama pelariannya. Motif pasti pelarian masih menunggu informasi lebih lanjut dari penyelidikan.
  • How?
    Pengejaran dilakukan oleh 45 personel Polres Rote Ndao bersama 25 petugas Lapas Baa dengan dukungan laporan masyarakat hingga akhirnya RDF berhasil dibekuk setelah empat hari buron.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang namanya Randy kabur dari penjara di Rote. Dia ambil motor dan barang orang, seperti uang, laptop, dan perhiasan. Polisi cari dia empat hari lama. Banyak polisi dan petugas bantu cari di banyak tempat. Akhirnya Randy ketemu dan ditangkap lagi. Sekarang dia dibawa balik ke penjara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Randy Djamaludin Firmasyah (RDF), narapidana yang kabur dari Lapas Kelas III Baa, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya ditangkap setelah empat hari dalam pelarian. Selama buron, Randy sempat meresahkan warga karena diduga membobol sejumlah rumah hingga memunculkan dua laporan polisi terkait aksinya tersebut.

"Kami dapat laporan masyarakat yang kehilangan motor dan sejumlah barang berharga. Kuat dugaan dilakukan RDF pasca kabur dari lapas kelas III Baa, karena sinkron dengan barang bukti yang berhasil diamankan." jelas Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, Senin (11/5/2026).

1. Barang bukti dari motor sampai perhiasan

Narapidana Lapas Baa, Rote Ndao, NTT, ditemukan setelah kabur. (Dok Polres Rote Ndao)

Ia menegaskan, RDF tetap akan diproses atas dua laporan polisi tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Lapas Kelas III Baa jika akan dilakukan pemeriksaan terhadap RDF yang akan kembali dijebloskan ke penjara setelah kembali tertangkap.

Barang bukti dari aksinya selama kabur dari lapas tersebut ialah sebuah sepeda motor, uang tunai Rp2,2 juta, 3 unit laptop, 4 unit handphone, pakaian, sepatu, sendal, perhiasan emas berupa cincin dan kalung.

"Kami akan lakukan langkah-langkah sesuai SOP dan tetap berkoordinasi dengan Lapas Kelas III Baa terkait kelanjutan kasus ini," kata dia.

Terlepas dari itu, lanjut dia, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan memastikan keamanan dan kenyamanan rumah maupun kendaraan saat bepergian terutama dimalam hari.

2. Dibekuk usai 4 hari kabur

Narapidana Lapas Baa, Rote Ndao, NTT, ditemukan setelah kabur. (Dok Polres Rote Ndao)

Dalam pengejaran RDF, lanjut dia, Polres Rote Ndao mengerahkan 45 Personel dan 25 Personel Lapas Baa. Semuanya disebar di beberapa lokasi ditambah dengan informasi dari masyarakat sehingga pelarian pemuda tersebut berhasil dihentikan dan ia pun dibekuk. Pihaknya juga menerbitkan perintah kepada 8 polsek jajaran agar memantau keberadaan bersangkutan di wilayah hukum masing-masing.

"Sehingga akhirnya penangkapan berhasil kita lakukan pada Minggu (10/5/2026) pasca pelariannya selama empat hari," tandasnya.

3. Respons pihak Lapas Kelas III Baa Rote Ndao

Narapidana Lapas Baa, Rote Ndao, NTT, ditemukan setelah kabur. (Dok Polres Rote Ndao)

Sementara Kepala Lapas Kelas III Baa, Rote Ndao, Hariyadi N Maikameng mengapresiasi kerja sama Polres Rote Ndao untuk memburu napi yang lolos dari lapas mereka.

"Kami mengapresasi kerja keras Bapak Kapolres Rote Ndao dan jajaran yang begitu proaktif sehingga semenjak awal pencarian warga binaan kami hingga ditemukan dapat berjalan dengan baik " ungkap Kalapas.

Sebelumnya Kapolres Rote Ndao juga menyampaikan hal serupa terkait koordinasi dan kerjasama yang proaktif dari Lapas Kelas III Baa dalam pencarian RDF.

Editorial Team