Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
instagram.com/themandalikacircuit
instagram.com/themandalikacircuit

Mataram, IDN Times - Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengungkapkan investor nasional yang berencana membangun arena pacuan kuda bertaraf internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah adalah Aryo Puspito Setyaki Djojohadikusumo. Aryo merupakan keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto atau anak dari Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo.

"Nanti detailnya saya tanya. Karena yang mau buat arena pacuan kuda itu kebetulan teman saya juga satu komisi di DPR RI, anaknya Pak Hashim Djojohadikusumo, Pak Aryo," kata Gubernur Zulkieflimansyah dikonfirmasi di Mataram, Jumat (11/8/2023).

1. Bangun arena pacuan kuda dilengkapi equestrian

Pacuan Kuda. (Dok. Pordasi).

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan pembangunan arena pacuan kuda bertaraf internasional di Mandalika merupakan suatu kemestian. Nantinya, investor bukan hanya membangun arena pacuan kuda tetapi juga equestrian estate dilengkapi area pemeliharaan kuda dan vila di sekitarnya.

Rencananya, arena pacuan kuda tersebut dibangun pada lahan seluas 25 hektare, tetapi kemungkinan akan bertambah. "Kan sekarang kuda itu gak harus berpacu. Ada namanya equestrian, kudanya didandani, jumping. Jadi arena pacuan kuda itu salah satunya," terang Zulkieflimansyah.

2. Mandalika menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia

KEK Mandalika

Pria yang biasa disapa Bang Zul ini menjelaskan Mandalika menjadi magnet baru pariwisata di Indonesia. Selain itu, Mandalika juga menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Sehingga, investor banyak yang melirik Mandalika sebagai tempat investasi.

Bang Zul belum dapat informasi detail mengenai rencana pembangunan arena pacuan kuda bertaraf internasional di Mandalika. Namun, ia memastikan pembangunan arena pacuan kuda bertaraf internasional itu dilakukan di Mandalika.

"Untuk waktu detailnya saya gak tahu. Tapi itu sudah pasti ada di Mandalika. Mudah-mudahan tahun depan pacuan kuda internasional di sana," terangnya.

3. Dapat menarik kunjungan wisatawan ke Mandalika

Sirkuit Mandalika tikungan 10 terlihat indah dari Bukit Pantai Seger Kuta Mandalika (IDN Times/Muhammad Nasir)

Kepala Dinas Pariwisata NTB Jamaluddin Maladi mengatakan keberadaan arena pacuan kuda di Mandalika akan dapat menarik kunjungan wisatawan. Menurutnya, lomba pacuan kuda merupakan salah satu olahraga tradisional yang digemari masyarakat NTB, baik yang berada di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Menurut Jamaluddin, pacuan kuda sudah menjadi budaya di masyarakat NTB. Sehingga lomba pacuan kuda tradisional sering dilaksanakan di Pulau Lombok dan Sumbawa. Selain sebagai daerah yang masyarakatnya banyak beternak kuda, anak-anak NTB sejak usia dini sudah banyak yang menjadi joki cilik.

"Mereka tidak perlu promosi mendatangkan orang, cukup kita datangkan penonton lokal, akan banyak yang datang. Karena banyak wisatawan juga penggemarnya," tutur Jamaluddin.

Editorial Team