Kupang, IDN Times - Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen mengungkap kendala administrasi yang ribet membuat pembangunan hunian tetap (huntap) korban bencana Gunung Lewotobi Laki-laki terkendala. Ia menyatakan ini saat memimpin rapat bersama dengan ATR/BPN Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (28/4/2026), terkait pengembangan huntap.
“Memang agak ribet masalah administrasi. Kalau ada yang bisa dipercepat, percepat supaya proses tetap berjalan dengan baik,” kata Doni.
