Marshal Sirkuit Pertamina Mandalika berfoto bareng Dorna/dok. Humas Pemprov NTB
Marshal lain, Afif Alfansyuri, asal Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah NTB mengaku bahwa honor sebesar Rp 400 ribu itu tak sebanding dengan apa yang sudah dikerjakan para marshal selama event IATC dan WSBK. Pasalnya, kondisi marshal saat mengawal event IATC dan WSBK rela berjemur selama berjam-jam di tengah terik Sirkuit Pertamina Mandalika.
Bahkan, kata Ang, sapaan karib pria asal Lombok Tengah itu, para Marshal rela basah-basahan di trek line selama mengawal WSBK tanggal 20 dan 21 November 2021 lalu.
"Iya gitu dah, cuma dikasih Rp400 ribu," kata Ang.
Padahal sebelumnya, Ang berharap bisa mendapatkan honor di atas Rp1 juta. "Boro-boro sejuta. Murah sekali," timpalnya.
Dia juga belum tahu persis para Marshal WSBK kemarin akan dipakai pada ajang MotoGP tahun 2022 atau tidak. "Kurang tahu, dipakai atau tidak. Kayaknya sih, iya," ujar Ang kepada IDN Times.