JCH NTB kloter 3 di Asrama Haji NTB, Sabtu (3/5/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)
Sumardiono mendaftar naik haji pada Desember 2011, sedangkan istrinya pada Juni 2012. Dia menunggu selama 14 tahun untuk berangkat haji. Sehingga, Sumardiono mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah haji bersama anak semata wayangnya pada tahun ini.
"Saya senang sekali bisa menunaikan ibadah haji bersama anak. Karena saya sudah tua dan pensiun, sehingga perlu pendamping, alhamdulilah anak saya diberikan cuti kuliah untuk mendampingi saya," katanya.
Sumardiono mengaku sempat was-was karena sampai tadi malam visanya belum keluar. Sedangkan visa anaknya sudah terbit. Sampai tadi pagi saat pelepasan JCH Kota Mataram di Kantor Wali Kota Mataram, dia belum mendapatkan kepastian soal visa.
Tetapi dia tetap ikut ke Asrama Haji NTB bersama jemaah lainnya. Setelah dicek, ternyata visanya sudah keluar namun belum dirilis didaftar absen jemaah haji kloter 3. Dia sempat ingin menunda keberabgkatan ke kloter 9 karena ingin tetap bersama anaknya.
"Sekarang sudah keluar visanya dan bisa diberangkatkan bersama anak di kloter 3. Karena saya sudah tua, harus ada pendamping. Jadi tadi malam sempat khawatir bagaimana kalau saya terpisah dengan anak saya. Kalau bisa mundur ke kloter 9, saya rela mundur. Yang penting bersama dengan anak saya," tuturnya.
Jumlah JCH NTB kloter 3 asal Kota Mataram sebanyak 393 orang. Para jemaah masuk ke Asrama Haji NTB pukul 12.00 WITA. Selanjutnya akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Lombok menuju Madinah Arab Saudi pada Minggu (4/5/2025) pukul 11.50 WITA.