Pj. Bupati Lotim, M Juaini Taofik saat melepas distribusi beras bantuan pangan (Humas Protokol Pemda Lotim)
Untuk menstabilkan harga beras ini, Pemkab Lotim bersama Bulog akan menggelar operasi pasar dan mengeluarkan Beras Cadangan Pemerintah (CBP) yang disalurkan untuk warga miskin.
Kepala Cabang Bulog Lombok Timur, M Syaukani mengatakan, untuk menekan inflasi dan menstabilkan harga beras di pasaran, pihaknya dalam waktu dekat ini akan kembali melakukan operasi pasar di semua pasar yang ada di Lotim.
Untuk kebutuhan beras ini, Bulog setiap hari menggelontorkan beras medium SPHP sebanyak 15 ton hingga 25 ton per hari melalui pedagang-pedagang pasar dan jaringan RPK. hal itu diharapkan bisa menstabilkan harga beras di pasaran.
"Insyaallah minggu depan kita sudah mulai melakukan operasi pasar lagi. Untuk menstabilkan harga beras yang kembali naik ini," ujar Syaukani.
Sementara untuk operasi pasar, pihaknya juga telah bekerja sama dengan Dinas perdagangan Lombok Timur. Operasi pasar direncanakan mulai dilakukan pada Selasa (20/2/24) sesuai surat permintaan dari Pemda Lombok Timur.
Sementara itu, terkait dengan stok, Saukani menegaskan cadangan beras untuk Lotim cukup sampai bulan Ramadan dan Lebaran Idul Fitri.
"Kita pastikan stok aman, karena saat ini rata- perhari stok yang masuk ke gudang sekitar 150 ton per hari," tutupnya.