Gubernur NTT Melki Laka Lena saat membuka gerai NTT Mart di Kabupaten Ngada. (Dok Humas Setda Provinsi NTT)
Melki sebelumnya mengungkap adanya seorang anak SD yang memuji NTT Mart namun ia heran ASN sendiri yang ribut dan berkeberatan membantu ekonomi masyarakat.
"Ini program bagus, anak SD pun apresiasi, ASN sendiri malah ribut. Jadi saya kira pimpinan OPD, kepala bidang, kepala seksi, tolong itu ditertibkan. Jangan sampai anak SD lebih pinta dari kita punya ASN," tukas Melki lagi.
NTT Mart sendiri merupakan inisiatif strategisnya dalam mendukung UMKM dan industri kreatif lokal agar Program ini bertujuan memperkuat rantai pasok produk daerah dari desa hingga pasar modern, sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pemasaran yang efisien.
Melki memanfaatkan NTT Mart guna mendukung programnya, One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), dan One Community One Product (OCOP). guna memuliakan produksi lokal seperti kriya, fesyen, dan kuliner.
Jumlah gerai NTT Mart mencapai 20 unit, tersebar di berbagai kabupaten/kota seperti Flores Timur, Lembata, Manggarai, dan lainnya, setelah penambahan dua gerai baru pada 5 Februari 2026. Sebelumnya pada awal Februari tercatat 18 gerai, menunjukkan ekspansi cepat dari 9 gerai pada Desember 2025.