Kepala Disnakertrans NTB I Gede Putu Aryadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, I Gede Putu Aryadi menyambut baik kehadiran UT School sebagai mitra strategis dalam menyiapkan SDM unggul NTB. Aryadi menilai program ini menjawab kebutuhan tenaga kerja profesional khususnya di sektor alat berat.
“Ini adalah momentum penting. Kami mencatat saat ini ada ratusan lowongan kerja dari berbagai negara seperti UEA, Qatar, Brunei, jepang, korea selatan dan Arab Saudi di sektor alat berat. Ini peluang emas yang harus kita sambut dengan kesiapan SDM,” jelas Aryadi.
Berdasarkan data Disnakertrans NTB, peluang kerja yang tersedia antara lain untuk posisi Asisten Operator, ETP Operator, Excavator Operator, Operator Mesin Penggiling, Admin Gudang, hingga Machine Operator mobil pengangkut barang.
Aryadi menyatakan kesiapan Disnakertrans NTB untuk terus mendorong sinergi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan peluang kerja internasional.
“Dengan kesiapan kurikulum dan fasilitas UT School, saya optimis anak-anak muda NTB akan menjadi talenta yang diburu oleh pasar global,” tandasnya.
Berdasarkan data BPS NTB, pada Agustus 2024, TPT dari tamatan SMK merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya yaitu sebesar 4,73 persen. Sementara TPT yang paling rendah adalah tamatan pendidikan Diploma I/II/III yaitu sebesar 1,03 persen.
Dibandingkan Agustus 2023, hampir semua kategori pendidikan mengalami penurunan TPT kecuali untuk tamatan SD ke bawah dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang naik masing-masing sebesar 0,78 persen dan 0,06 persen.
Sementara, jika dibandingkan dengan Agustus 2022 yang mengalami peningkatan TPT hanya tamatan SD ke bawah yaitu sebesar 0,44 persen.
Adapun TPT di NTB pada Agustus 2024 berdasarkan tingkat pendidikan, yaitu tamatan SMK sebesar 4,73 persen, tamatan SMA 4,26 persen, tamatan universitas 3,54 persen, tamatan SMP 2,01 persen, tamatan SD ke bawah 1,67 persen dan tamatan Diploma I/II/III sebesar 1,03 persen.
Penduduk usia kerja di NTB mengalami tren yang cenderung meningkat seiring bertambahnya jumlah pendudu. Penduduk usia kerja di NTB pada Agustus 2024 sebanyak 4,13 juta orang, naik sebanyak 74,18 ribu orang dibanding Agustus 2023.
Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja yaitu sebanyak 3,19 juta orang atau 77,23 persen, sisanya termasuk bukan angkatan kerja.