Anggota Satgas Operasi Damai Cartenz 2025, Brigpol Ita Sombo Allo, mengevakuasi salah satu korban kekerasan KKB Yahukimo. (IDN Times/Istimewa)
Melki menyebut peristiwa ini adalah pesan dari kelompok tertentu yang tidak berkaitan khusus dengan warga NTT secara keseluruhan. Kasus ini pun akan ditangani secara serius oleh pemerintah sekaligus memastikan kondisi akan terus kondusif.
"Saya kira begini, kejadian ini diurus case by case. Saya tahu ada pesan yang diberikan teman-teman Papua terkait peristiwa ini, bukan buat kita tapi buat hal lain. Saya sudah komunikasi ke berbagai pihak untuk tenang. Kita urus yang terjadi hari ini dan terus berkomunikasi dengan semua pihak di Papua untuk jaga kondisi dan redam situasi ini," ulangnya.
Ia meyakinkan lagi bahwa warga Papua secara keseluruhan akan menjaga warga NTT sebagaimana keluarga sendiri terutama usai terjadinya kasus ini.
"Mereka dan kita kan keluarga. Banyak warga NTT kerja di sana, mereka bekerja baik di sana, tidak ada masalah juga, kalau hal seperti ini dan potensi lain-lain pada konflik justru kita titip warga Papua untuk jaga warga kita di sana," ungkap Melki.