Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gibran Resmikan Proyek Garam di Rote, Seribu Personel Gabungan Langsung Siaga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disambut Gubernur NTT Melki Laka Lena. (Dok Humas Setda Provinsi NTT)
  • Wapres Gibran dijadwalkan meresmikan proyek strategis nasional tambak garam di Rote Ndao, NTT, dengan pengamanan ketat dari 1.250 personel gabungan TNI, Polri, dan unsur daerah.
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan NTT menjadi prioritas nasional untuk pengembangan industri garam, udang modern di Sumba Timur, serta pembangunan kampung nelayan produktif.
  • DPR RI menyetujui anggaran Rp1,2 triliun guna mendukung pengembangan industri garam di NTT yang diharapkan memperkuat ekonomi pesisir dan desa berbasis potensi lokal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meresmikan proyek strategis nasional tambak garam di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari pengembangan industri garam dan sektor kelautan di wilayah tersebut.
  • Who?
    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Brigjen TNI Hendro Cahyono, Mayjen TNI Piek Budyakto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, serta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan terlibat dalam kegiatan dan dukungan proyek ini.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, dengan apel pengamanan digelar di Lapangan Hitam Makorem 161/Wira Sakti Kupang.
  • When?
    Kunjungan kerja dan peresmian dijadwalkan pada 21–22 Mei 2026. Apel gelar pasukan pengamanan dilaksanakan Kamis, 21 Mei 2026.
  • Why?
    Kegiatan dilakukan untuk meninjau dan meresmikan proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan produksi garam nasional serta mendukung ekonomi masyarakat pesisir di NTT.
  • How?
    Sebanyak 1.250 personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur pendukung dikerahkan untuk mengamankan kunjungan VVIP. Proyek didukung anggaran Rp1,2 triliun dari pemerintah pusat dan DPR RI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Gibran mau datang ke Rote buat buka tempat bikin garam baru. Banyak tentara dan polisi, ada seribu lebih orang, jaga biar aman. Ada juga Pak Zulhas yang bilang NTT penting buat garam dan udang. Uangnya banyak sekali, satu triliun lebih. Sekarang semua lagi siap-siap sambut Pak Gibran datang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan meresmikan proyek strategis nasional (PSN) tambak garam di, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kunjungan kerjanya pada 21–22 Mei 2026.

Kunjungan ini dibenarkan Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono dengan telah menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP. Apel ini berlangsung di Lapangan Hitam Makorem 161/Wira Sakti Kupang, Kamis (21/5/2026).

1. Terjunkan 1.250 personel gabungan

Apel personel gabungan di Makorem 161/Wira Sakti Kupang dalam rangka kedatangan Gibran Rakabuming Raka. (Dok KOREM 161/Wira Sakti Kupang)

Hendro saat itu membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto. Dalam amanatnya, kunjungan Wapres Gibran dalam rangka meninjau proyek strategis nasional, termasuk pusat budidaya rumput laut dan tambak garam di Kabupaten Rote Ndao perlu dikawal optimal.

Untuk itu, kata dia, adanya 1.250 personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur pendukung lainnya yang akan mengamankan agenda Wapres Gibran selama di NTT.

“Apel gelar pasukan ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan, baik personel, materiil maupun pola pengamanan selama rangkaian kunjungan kerja berlangsung,” ujar Hendro.

2. Menko Zulhas sebut NTT jadi prioritas

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang (Menko) Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan NTT menjadi prioritas nasional terutama untuk industri garam, udang, dan kampung nelayan. Zulhas menyatakan ini saat berkunjung ke Kota Kupang, Jumat (15/5/2026). Selain tambak garam, jelas Zulhas, pemerintah juga tengah membangun kawasan budidaya udang modern di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

“Kita dukung pusat garam di NTT, begitu juga untuk udang yang akan dibangun besar-besaran di NTT dan yang ketiga kampung nelayan. Kita ingin rakyat punya produktivitas dan maju,” tandas Zulhas.

3. Total anggaran Rp 1,2 triliun

ilustrasi tambak garam (pexels.com/Guduru Ajay bhargav)

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan pada saat yang sama menyebut pihaknya telah menyetujui anggaran Rp1,2 triliun untuk mendukung penuh pengembangan industri garam di NTT.

“Sebagai Wakil Ketua Komisi IV, kita ikut mendukung sehingga anggaran Rp1,2 triliun di Sabu, Kabupaten Kupang dan Rote sudah kita wujudkan dan mulai dilaksanakan,” ujarnya.

Proyek tersebut dinilai berdampak besar terhadap ekonomi masyarakat pesisir dan akan didukung lagi dengan program desa tematik dan pengembangan desa berbasis potensi lokal di NTT.

Editorial Team