Gedung tua SD Inpres Oepula di TTS, NTT, roboh dan tewaskan seorang anak. (Dok Polres TTS)
Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTS menyatakan kondisi gedung memang sudah rapuh karena lama ditinggalkan ditambah adanya faktor cuaca. Meski demikian, bangunan tersebut tidak diamankan sehingga masih sering dimasuki anak-anak untuk bermain.
"Gudang ini sudah tidak kokoh lagi dan roboh saat ada anak-anak yang berteduh di dalamnya. Warga sekitar segera datang tidak lama setelah peristiwa itu san mengevakuasi para korban dari timbunan material bangunan sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat," jelas Kepala BPBD Kabupaten TTS, Dianar Ari Aty, dalam keterangannya, Rabu malam (18/3/2026).
Ia menyebut korban tewas ialah murid kelas 1 SD bernama Noldi Kause (9). Ia meninggal dunia karena tertimpa tiang dan material bangunan pada kepala. Ada pun korban lainnya, Juliana Nenohai (13) dengan luka serius di kepala dan lutut, juga Mikael Jekson Nenoliu (9) yang terluka pada bagian kaki dan punggung.
“Korban meninggal dunia satu orang, sementara dua lainnya mengalami luka-luka. Tim Reaksi Cepat sudah turun ke lokasi untuk penanganan dan pendataan,” jelasnya.