Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260123_213459_093.jpg
Gendang Beleq yang merupakan kesenian tradisional Suku Sasak di Pulau Lombok, NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

​Mataram, IDN Times - Sebanyak empat event pariwisata dari Nusa Tenggara Barat (NTB) lolos masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Empat event pariwisata NTB itu berasal dari tiga kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan bahwa Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah mengumumkan event-event pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia yang masuk KEN 2026. "Alhamdulillah, ada empat event pariwisata dari NTB yang masuk Karisma Event Nusantara 2026," kata Aulia dikonfirmasi IDN Times, Jumat (23/1/2026).

1. Daftar empat event pariwisata NTB yang masuk KEN 2026

Suasana pengunjung padati Lapangan Serasuba Kota Bima ikuti festival Rimpu Mantika (IDN Times/Juliadin)

Aulia menyebutkan empat event pariwisata NTB yang masuk KEN 2026. Antara lain, Festival Rimpu Mantika di Kota Bima, Alunan Budaya Desa Pringgasela di Lombok Timur, serta Gili Festival dan Maulud Adat Bayan di Lombok Utara.

Empat event pariwisata NTB yang lolos masuk KEN 2026, setelah melalui proses kurasi yang ketat oleh tim dari Kementerian Pariwisata. "Yang kita usulkan delapan event, kita dapat empat yang masuk KEN 2026," terangnya.

2. Delapan event yang diusulkan masuk KEN 2026

Kepala Disparekraf NTB Ahmad Nur Aulia. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pada 2026, NTB mengusulkan sebanyak delapan event pariwisata masuk KEN. Namun, setelah proses kurasi yang ketat hanya empat event yang masuk KEN 2026.

"Ini tentunya menjadi catatan bagi kita untuk perbaikan ke depan lebih baik lagi. KEN ini sebuah proses seleksi daerah. Karena kalau dari hasil kurasi dinilai proper maka terus dikembangkan ke depan," jelasnya.

Adapun 8 event pariwisata NTB yang sebelumnya diusulkan masuk KEN 2026, antara lain Alunan Budaya Desa Pringgasela, Lombok Timur, Festival Sangiang Api, Kabupaten Bima, Perang Topat, Lombok Barat, Gili Festival, Lombok Utara, Festival Rimpu Mantika, Kota Bima, Festival Lakey, Kabupaten Dompu, Festival Sukerare Begawe Jelo Nyensek, Kabupaten Lombok Tengah dan Mulud Adat Bayan, Lombok Utara

3. Menggaet kunjungan wisatawan dan memberikan multiplier effect

Prosesi dalam Maulid Adat Bayan di Lombok Utara (laluhusnulyakin.blogspot.com)

Dengan ditetapkannya empat event pariwisata NTB masuk KEN 2026, diharapkan dapat semakin menggaet kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara. Sesuai target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemprov menargetkan angka kunjungan wisatawan sebanyak 2,55 juta orang pada 2026.

Selain menggaet kunjungan wisatawan, empat event pariwisata NTB yang masuk KEN 2026 diharapkan memberikan multiplier effect bagi NTB, baik itu memaksimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat, juga menjadi sarana mengenalkan budaya dan potensi yang dimiliki NTB.

"Masuknya empat event ini merupakan ikhtiar dari Dinas Pariwisata kabupaten/kota yang mengawal seleksi event ini menjadi KEN. Setelah mendapatkan hasil (masuk KEN 2026), kita jaga bersama dan tingkatkan kualitas eventnya," ujar mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB itu.

Editorial Team