Mataram, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerjunkan tim surveilans untuk menginvestigasi penyebab keracunan massal santri di Lombok Barat dan pelajar SD di Lombok Timur. Sebagian masih dirawat di rumah sakit.
Kepala Dikes NTB dr. Lalu Hamzi Fikri, Kamis (18/1/2024) menjelaskan Tim Survailans melakukan investigasi penyebab keracunan yang terjadi di Kabupaten Lombok Barat dan kasus kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) di Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (17/1/2024). Sedangkan untuk kasus keracunan massal pelajar SD di Lombok Timur, tim surveilans turun hari ini, Kamis (18/1/2024).
