Kupang, IDN Times -Seorang pelaksana tugas (Plt) Kepala SD Inpres Lowoblolong berinisial SK (59) diduga mengakhiri hidupnya karena terbebani biaya pernikahan anaknya. Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut hal itu diduga menjadi pemicu.
SK ditemukan meninggal dunia tergantung di sebuah pohon di area kebun kawasan Mitematapa pada Selasa (12/5/2026) pagi. Peristiwa itu menggegerkan warga Desa Lolong, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
"Kemungkinan terbebani urusan adat atau perkawinan anak perempuannya,” kata Nanang saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
