Aksi demo menolak kenaikan tunjangan DPR dan RKUHAP di DPRD NTB, Rabu (27/8/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)
Massa aksi datang ke Kantor DPRD NTB sekitar pukul 10.00 WITA. Mereka langsung berorasi di depan pintu gerbang DPRD NTB dengan pengawalan ketat aparat kepolisian Polresta Mataram. Massa aksi berusaha masuk ke dalam kantor wakil rakyat dengan mendorong pintu gerbang utama DPRD NTB.
Aksi itu dilakukan karena tidak ada wakil rakyat yang menemui massa aksi. Aksi sempat ricuh pada pukul 12.23 WITA. Massa aksi berhasil menjebol pintu gerbang DPRD NTB yang berada di sebelah timur. Mereka mengangkat pintu gerbang DPRD NTB ke jalanan.
"Kita sudah komunikasi dengan Humas DPRD NTB mengkomunikasikan ke aparat. Cuma kita tak diberikan masuk kantor DPRD NTB melalui gerbang utama," kata Ketua BEM Universitas Mataram Lalu Nazir Huda.
Nazir mengatakan pintu gerbang DPRD NTB yang dijebol mahasiswa memang kondisinya sudah rusak. Pintu gerbang itu sudah rusak pada aksi Indonesia Gelap tahun lalu dan belum diperbaiki sampai saat ini.
"Kalaupun ini mau dilaporkan, masa melaporkan barang yang sudah rusak. Karena memang tak pernah diperbaiki dari tahun sebelumnya," tambah Nazir.