Kupang, IDN Times - Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus dan Aliansi Pikap Kota Kupang kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (7/5/2026). Aksi jilid dua tersebut berujung ricuh dan menyebabkan sejumlah peserta aksi serta aparat kepolisian mengalami luka-luka.
Kabid Humas Polda NTT, Henry Novika Chandra, pada Jumat (8/5/2026) membenarkan adanya korban dalam insiden tersebut. Ia menyebut dua orang dari massa aksi dan dua anggota polisi mengalami luka saat pengamanan berlangsung.
Seperti pada demonstrasi sebelumnya, Senin (4/5/2026), massa aksi kembali mendesak untuk bertemu langsung dengan Gubernur NTT, Melki Laka Lena. Namun, saat aksi berlangsung, Melki diketahui sedang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
