Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cicipi Makanan Jemaah Haji Embarkasi Lombok, Menhaj Irfan: Agak Pedas!
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf saat mencicipi makanan jemaah haji Embarkasi Lombok, Jumat (8/5/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf melakukan sidak di Asrama Haji Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (8/5/2026) petang. Gus Irfan melakukan pengecekan layanan kepada jemaah haji kloter 14 Embarkasi Lombok asal Bima dan Sumbawa yang baru tiba di Asrama Haji NTB di Kota Mataram.

Gus Irfan melakukan sidak tempat makan para jemaah haji di Asrama Haji NTB. Dia didampingi Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dan Kepala Kanwil Kemenhaj NTB Lalu Muhamad Amin.

1. Sebut makanan jemaah haji pedas

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf saat mencicipi makanan jemaah haji Embarkasi Lombok, Jumat (8/5/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pada kesempatan tersebut, dia mencicipi menu makanan khas nusantara untuk jemaah haji NTB yang sudah disiapkan prasmanan untuk jemaah kloter 14 yang baru masuk di Asrama Haji NTB. Menu makanan yang disiapkan berupa nasi putih, semur sayuran, opor ayam, sambal udang, tahu, tempe dan sate.

Satu per satu menu makanan yang disiapkan untuk jemaah haji dicicipi Gus Irfan. Dia mengatakan makanan tersebut agak pedas. Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengatakan orang NTB biasa makan pedas. Sehingga, penyebab inflasi di NTB biasanya disumbangkan oleh cabai.

2. Cek layanan jemaah haji

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf mengecek layanan kepada jemaah haji Embarkasi Lombok, Jumat (8/5/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Gus Irfan juga mengecek pelayanan kepada para jemaah haji kloter 14 di Gedung Bir Ali II Asrama Haji Embarkasi Lombok. Dia mengecek setiap layanan yang diberikan petugas. Dia sempat berbincang-bincang dengan Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Mataram Herman Nugraha.

Usai mengecek layanan jemaah haji, dia mengatakan petugas melakukan pemeriksaan kesehatan secara ketat untuk memastikan kelayakan calon jemaah haji yang diberangkatkan ke Arab Saudi. Petugas kesehatan melaksanakan pemeriksaan secara ketat, jika tidak layak terbang maka tidak akan diberangkatkan.

"Sangat-sangat ketat dalam memastikan kelayakan calon jemaah terbang. Kalau memang tidak layak terbang dan dinyatakan tidak bisa terbang. Saya dukung apa yang diputuskan tim kesehatan karena mereka yang tahu persis situasinya seperti apa," kata dia.

3. Makanan jemaah haji sesuai dengan lidah masyarakat NTB

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf berbincang dengan petugas kesehatan haji Embarkasi Lombok, Jumat (8/5/2026) petang. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara, Kepala Kanwil Kemenhaj NTB Lalu Muhamad Amin mengatakan makanan pedas sesuai dengan lidah masyarakat NTB. Semua makanan yang disajikan kepada para jemaah di Asrama Haji NTB sudah dilakukan skrining oleh petugas.

"Menu makanan kita di Lombok ini sangat bisa diterima oleh jemaah haji di NTB dan alhamdulillah tidak ada satupun jemaah haji kita yang mengalami persoalan terkait dengan keluhan makanan," kata Amin.

Dia mengatakan semua jemaah haji merasa puas dengan makanan yang disajikan. Karena makanan yang disajikan sesuai dengan rasa lidah masyarakat NTB.

"Bahkan menu yang ada, rasa dari menu yang disajikan untuk jemaah haji kita sangat pas sekali, sesuai dengan rasa yang sudah biasa oleh masyarakat kita di NTB," tambahnya.

Editorial Team