Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1749889206443.jpg
Postingan di media sosial yang memperlihatkan foto seorang pendaki mengibarkan bendera Israel di Gunung Rinjani. (dok. Istimewa)

Mataram, IDN Times - Heboh di media sosial, seorang pendaki asing mengibarkan bendera Israel di Puncak Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Foto seorang warga negara asing (WNA) yang mengibarkan bendera Israel di Gunung Rinjani mendapat sorotan dari warganet.

Benarkah ada pendaki yang mengibarkan bendera Israel di Gunung Rinjani? Berikut fakta yang disampaikan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Yarman.

1. BTNGR pastikan tidak ada pendaki mengibarkan bendera Israel saat ini

Kepala BTNGR Yarman. (IDN Times/Istimewa)

Yarman memastikan tidak ada pendaki yang mengibarkan bendera Israel pada saat ini. Dia mengatakan bahwa foto tersebut diposting pada 2016 lalu.

"Kami pastikan sekarang tidak ada informasi terkait itu (pendaki mengibarkan bendera Israel di Gunung Rinjani). Narasinya seolah-olah baru-baru ini kejadiannya," kata Yarman dikonfirmasi IDN Times, Sabtu (14/6/2025).

2. Diposting tahun 2016 tapi belum diketahui kebenarannya

Ilustrasi pendaki di Gunung Rinjani. (IDN Times/Istimewa)

Yarman menjelaskan foto pendaki yang mengibarkan bendera Israel di Gunung Rinjani diposting pada 2016 lalu. Namun, dia mempertanyakan apakah foto tersebut benar atau tidak.

"Itu sudah diposting 2016. Apakah betul naik atau tidak, kita ndak tahu juga. Fotonya tahun berapa kita ndak tahu juga. Tapi mereka posting tahun 2016, bukan tahun sekarang," jelasnya.

3. Ratusan ribu wisatawan mengunjungi Taman Nasional Gunung Rinjani pada 2024

Ilustrasi pendaki di Gunung Rinjani. (IDN Times/Istimewa)

BTNGR mencatat sebanyak 189.091 wisatawan mengunjungi Taman Nasional Gunung Rinjani sepanjang 2024. Terdiri dari 47.789 wisatawan mancanegara dan 141.302 wisatawan nusantara. Ratusan ribu wisatawan yang mengunjungi Taman Nasional Gunung Rinjani tersebut ada yang melakukan aktivitas pendakian dan aktivitas non pendakian.

Sepanjang 2024, sebanyak 93.796 wisatawan yang mendaki Gunung Rinjani. Terdiri dari wisatawan mancanegara sebanyak 47.716 orang dan wisatawan nusantara sebanyak 46.126 orang. Sedangkan wisatawan yang melakukan aktivitas non pendakian sebanyak 95.295 orang. Terdiri dari 73 wisatawan mancanegara dan 95.222 wisatawan nusantara.

Pendakian tertinggi tahun 2024 terjadi pada Agustus yaitu sebanyak 14.054 wisatawan. Kemudian bulan Mei sebanyak 13.285 wisatawan, Juli sebanyak 12.915 wisatawan, September sebanyak 11.386 wisatawan dan Juni sebanyak 11.377 wisatawan. Sedangkan aktivitas non pendakian tertinggi di bulan Januari sebanyak 14.638 wisatawan, Oktober 12.745 wisatawan, November 11.335 wisatawan dan April sebanyak 10.760 wisatawan.

Dari aktivitas pendakian dan non pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, BTNGR berhasil mengumpulkan PNBP sebesar Rp22,5 miliar lebih sepanjang 2024. Tercatat, PNBP tertinggi diperoleh pada April sebesar Rp3,32 miliar. Kemudian September sebesar Rp3,19 miliar, Agustus Rp3,09 miliar, Juli sebesar Rp2,9 miliar, Oktober Rp2,64 miliar dan Juni sebesar Rp2,43 miliar.

Editorial Team