Lombok Timur, IDN Times – Setelah diresmikan Bupati Lotim, Haerul Warisin pada Kamis (17/4/2025) lalu, operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan yang berlokasi di IPA Kotaraja untuk sementara dihentikan. Diketahui bahwa SPAM ini menelan anggaran Rp121 miliar yang bersumber dari Bank Dunia (World Bank).
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur (Lotim) sebagai operator terpaksa menghentikan sementara operasionalnya. Hal ini dilakukan setelah ditemukannya kebocoran di 12 titik sepanjang jaringan distribusi air bersih. Kebocoran tersebut terdeteksi setelah PDAM melaksanakan distribusi air bersih ke pelanggan pascaperesmian.