Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20250909-WA0021.jpg
Ilustrasi banjir akibat hujan lebat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Lombok mengeluarkan peringatan dini banjir rob yang berpotensi menerjang wilayah pesisir Pulau Lombok dan Sumbawa pada 1-7 Januari 2026. Terdapat 18 wilayah pesisir NTB yang terancam dilanda banjir rob dalam tujuh hari ke depan.

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM Lombok Satria Topan Primadi, Rabu (31/12/2025) meminta masyarakat yang berada di sekitar pesisir Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa agar lebih waspada. Selain itu, warga yang berada di sekitar bantaran sungai dan daerah lebih rendah diimbau tetap waspada dan siaga.

"Dengan adanya fenomena tersebut masyarakat agar tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum, seperti adanya banjir rob. Berlaku dari tanggal 1 Januari pukul 08.00 WITA sampai 8 Januari 2026 pukul 20.00 WITA," kata Topan.

1. Waktu pasang air laut maksimum di pesisir Pulau Lombok

Ilustrasi gelombang tinggi menerjang wilayah pesisir Pantai Ampenan Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Topan mengungkapkan waktu pasang air laut maksimum atau terjadinya banjir rob di wilayah pesisir Pulau Lombok. Berdasarkan prakiraan cuaca maritim Lembar, dalam rentang waktu 1-7 Januari 2026, cuaca berawan hingga hujan sedang.

Angin bergerak dari Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan 5 – 20 Knots. Sementara, tinggi gelombang mencapai 1.25 – 2.5 meter. Sedangkan pasang air laut maksimum mencapai 2 meter dengan waktu pasang pukul 19.00 – 01.00 WITA.

2. Waktu pasang air laut maksimum di pesisir Pulau Sumbawa

Ilustrasi ombak di pesisir pantai Ampenan Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara, berdasarkan prakiraan cuaca maritim Sape pada 1-7 Januari 2026, cuaca berawan hingga hujan sedang. Angin bergerak dari arah Barat Daya – Barat Laut dengan 5 – 20 Knots.

Sedangkan tinggi gelombang air laut mencapai 1.25 – 2.5 meter. Untuk pasang air laut maksimum mencapai 2 meter dengan waktu pasang pukul 19.00 – 03.00 WITA.

3. Daftar wilayah pesisir yang berpotensi terdampak banjir rob

Ilustrasi banjir rob. (Dok. IDN Times).

Topan menyebutkan 18 wilayah pesisir di NTB berpotensi terdampak banjir rob yang tersebar di Pulau Lombok, Sumbawa dan Bima. Adapun rincian 18 wilayah pesisir tersebut, sebagai berikut:

  • Pulau Lombok : Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok

  • Sumbawa : Sumbawa dan Labuhan Badas

  • Bima : Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota

Editorial Team