Kupang, IDN Times - Kelenteng Siang Lay atau yang juga dikenal sebagai Rumah Abu Keluarga Lay menjadi saksi sejarah panjang kehadiran masyarakat Tionghoa di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdiri sejak 1865, bangunan ini didirikan oleh Lay Lan Fi dan Lay Foet Lin, sekaligus menandai jejak migrasi Tionghoa ke wilayah timur Indonesia pada abad ke-19.
Terletak di kawasan Kota Lama, tepatnya di ujung gang sempit di depan Terminal Lahi-lai Bissi Koepan (LLBK), kelenteng ini masih mempertahankan arsitektur klasik dengan sentuhan seni rupa khas Tiongkok.
