Mataram, IDN Times - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyebut tata kelola keuangan dan infrastruktur pendidikan di Nusa Tenggara Barat sangat buruk. Ucapannya merespos setelah insiden ambruknya dua ruang kelas SMAN 7 Mataram yang menyebabkan empat siswa menjadi korban.
Iqbal mengatakan para siswa menempati gedung sekolah yang sudah tua. Kondisi itu, sebenarnya sudah disadari sehingga pada 2024, Kementerian Pendidikan memberikan anggaran untuk pembangunan 16 ruang kelas baru di SMAN 7 Mataram. Namun, ternyata pembangunan 16 ruang kelas baru di SMAN 7 Mataram, bermasalah hukum.
"Ternyata 16 kelas ini (pembangunan baru) masih dalam status hukum. Jadi kita tidak boleh menyentuh-nyentuh barang ini karena statusnya barang bukti karena masih ada kasus. Seharusnya kalau ini tidak berkasus, anak-anak (siswa) ini sudah menggunakan kelas itu dari sejak tahun 2025. Itu sebabnya mereka (siswa) menggunakan ruang kelas yang lama ini," kata Iqbal di Mataram, Rabu (20/5/2026).
