Mataram, IDN Times - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menyebutkan angka pernikahan anak di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami peningkatan pada 2023 lalu.
Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS), angka pernikahan anak di NTB pada 2023 sebesar 17,32 persen. Terjadi kenaikan dibandingkan 2022 yang tercatat sebesar 16,23 persen.
Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB Nunung Triningsih mengatakan persentase angka pernikahan anak di NTB berada di atas rata-rata nasional. Rata-rata angka pernikahan anak secara nasional yaitu sebesar 6,92 persen.
Tingginya angka pernikahan anak di NTB, kata Nunung, karena budaya masih dijadikan tameng untuk melegalkan pernikahan anak.