Kupang, IDN Times - Kematian pelajar SD, YBR (10), di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menjadi perhatian. Temuan terbaru mengungkap dana Program Indonesia Pintar (PIP) miliknya tak kunjung cair hingga berujung meninggal dunia. Sebelum kematiannya, ia sempat beberapa kali meminta sang ibu melakukan pencairan namun selalu terkendala pada administrasi.
Anita Jacoba Gah, politisi NTT dan anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan menyayangkan peristiwa tragis ini terjadi kepada bocah kelas IV SD tersebut. Ia menyebut ini tamparan keras untuk seluruh elemen pemerintah dan pemerintah daerah harus mengevaluasi diri.
