Lombok Timur, IDN Times - Alokasi pupuk bersubsidi untuk wilayah Lombok Timur (Lotim) pada tahun 2025 ini dikurangi oleh pemerintah pusat. Hal disebabkan karena rendahnya serapan pupuk oleh petani di tahun sebelumnya, sehingga pemerintah pusat melakukan pemotongan jatah.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Distan Lotim, Darajata, menjelaskan bahwa alokasi pupuk bersubsidi pada 2024 cukup besar, namun banyak yang tidak terserap hingga akhir tahun. Akibatnya, jatah untuk tahun 2025 terpaksa dikurangi.
“Banjir pupuk sekarang, saking banyaknya, banyak yang tidak terserap di akhir 2024, sehingga jatah kita turun,” ujarnya.