Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelabuhan Lembar Lombok Barat. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Pelabuhan Lembar Lombok Barat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - PT ASDP Cabang Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, memprediksi puncak arus balik lebaran akan mundur karena adanya kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) bagi ASN. General Manager PT ASDP Cabang Lembar Agus Djoko Triyanto semula memprediksi puncak arus balik lebaran pada Minggu dan Senin, 6 - 7 April 2025.

Namun, pada hari ini, arus balik di Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai Bali, terpantau normal.

"Prediksi ķami seperti itu, puncak arus balik 6-7 April. Tapi bisa berubah mengingat tanggal 8 April terinfo masih libur juga," kata Djoko dikonfirmasi IDN Times, Minggu (6/4/2025).

1. Arus balik meningkat pada H+3 lebaran

Kapal penyeberangan di Pelabuhan Lembar Lombok Barat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dia menjelaskan puncak arus balik lebaran untuk sementara di lintas penyeberangan Lembar - Padangbai terjadi pada H+3 lebaran atau Jumat, 4 April 2025. Pihaknya mencatat terjadi lonjakan penumpang sebesar 132 persen, yaitu sebanyak 5.213 orang dibandingkan periode yang sama pada posko angkutan lebaran 2024.

Begitu juga jumlah kendaraan melonjak sebesar 164 persen, atau sebanyak 2.101 unit dibandingkan periode yang sama pada posko angkutan lebaran 2024. "Hari Sabtu kemarin masih padat mengalir namun jumlah pengguna jasa masih di bawah hari Jumat," terangnya.

2. Siapkan 16 kapal antisipasi kepadatan arus balik

General Manager PT ASDP Cabang Lembar Lombok Barat Agus Djoko Triyanto. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Djoko menyebutkan pihaknya menyiapkan sebanyak 16 kapal penyeberangan lintas Lembar-Padangbai untuk mengantisipasi puncak arus balik pada 7 dan 8 April 2025. Dengan adanya 16 kapal yang disiagakan maka akan mampu mengurai kepadatan penumpang maupun kendaraan pada puncak arus balik lebaran 2025.

Hingga Sabtu, 5 April 2025, PT ASDP Cabang Lembar mencatat total jumlah penumpang sejak pembukaan posko angkutan lebaran sebanyak 40.275 orang.

Angkanya naik sebesar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Sedangkan jumlah kendaraan tercatat sebanyak 16.286 unit atau naik sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama pada posko angkutan lebaran tahun 2024.

3. Bandara Lombok telah layani 107.855 penumpang

Penumpang di Bandara Lombok. (dok. Istimewa)

Sementara, arus balik lebaran di Bandara Lombok terjadi penurunan jumlah penumpang. Manager Humas PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok Arif Haryanto menyebutkan sebanyak 107.855 penumpang telah dilayani selama 16 hari pelaksanaan Posko Lebaran 2025, mulai 21 Maret hingga 5 April atau H-10 hingga H+5 Idul Fitri 1446 Hijfiah.

"Bandara Lombok telah melayani sebanyak 107.855 penumpang atau rata-rata 6.741 penumpang per hari. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Posko Lebaran tahun lalu yang ada di angka 109.272 atau rata-rata 6.829 penumpang per hari, terjadi penurunan 1,3%," sebut Arif.

Dia memprediksi puncak arus balik lebaran di Bandara Lombok pada Minggu, 6 April 2025. Berbeda dari puncak arus mudik lebaran 2025, tidak ada maskapai yang mengajukan permohonan penambahan penerbangan (extra flight) di Bandara Lombok.

Editorial Team