Bagi banyak orang, bermain game bukan sekadar hiburan. Di dalamnya ada usaha, fokus, strategi, bahkan harapan untuk menang dan merasa berhasil. Karena itulah, kekalahan dalam game sering kali terasa lebih menyakitkan daripada yang terlihat. Emosi bisa tiba-tiba naik, amarah mudah tersulut, dan suasana hati langsung berubah drastis.
Secara psikologis, reaksi ini bukan muncul tanpa alasan. Otak dan emosi kita terlibat penuh saat bermain, apalagi ketika kemenangan dijadikan tolok ukur harga diri. Kalah bukan hanya berarti kehilangan poin atau peringkat, tetapi juga bisa memicu konflik batin yang lebih dalam.
Berikut 7 alasan psikologis mengapa kalah main game bisa membuat emosi meledak.
